Pemain Ini Punya KTP Ganda? Fakta Nyeleneh Dunia Bola 2025!

Dunia sepak bola selalu punya cerita unik yang bikin geleng kepala. Mulai dari selebrasi absurd, sampai kisah pemain yang mendadak viral karena hal tak biasa.
Siapa Pemain Dengan KTP Ganda?
Atlet yang tengah jadi sorotan dikenal sebagai Jonas Meireles, talenta pemain muda yang mengklaim berusia 21 tahun. Cortez terdaftar di dua federasi, yaitu Pantai Gading dan Prancis. Tuduhan jadi sorotan ketika KTP yang digunakan untuk keperluan turnamen bertentangan di dua tempat tersebut.
Kenapa Ada KTP Ganda?
Banyak pihak mengungkap kemungkinan pemain memanfaatkan data berbeda untuk keuntungan kompetisi. Beberapa spekulasi menyebut, usia asli tidak masuk U-23, sehingga dibuat versi lain supaya tetap bisa masuk tim di turnamen pemuda. Hal ini memang bukan fenomena baru di jagat sepak bola internasional.
Otoritas Langsung Turun Tangan
Usai berita ini muncul di media, badan otoritas segera mengaktifkan tim investigasi untuk mendalami kebenaran terkait kecurigaan data ganda yang bersangkutan. Klub terkait bahkan ditekan membuka dokumen asli seputar identitas administratif pada musim kompetisi.
Komentar Publik Termasuk Komunitas Sepak Bola
Tak butuh waktu lama, berita ini spontan trending di kalangan penggemar. Topik #DoubleIDPlayer muncul sebagai bahasan utama di X. Beberapa komentar mengolok keamanan data yang terlalu longgar, di sisi lain suporter terpecah antara yang menghujat dan yang menginginkan kejelasan.
Dampak Karier Apabila Terbukti Bersalah
Bila yang bersangkutan secara sah mendaftarkan identitas ganda, konsekuensi yang bisa diterima tidak main-main. Termasuk larangan bermain hingga denda besar kepada atlet serta tim yang terlibat. Lebih jauh, sistem verifikasi kompetisi profesional juga bisa diperketat agar kasus serupa tidak muncul lagi.
Mungkinkah Kasus Sejenis Pernah Terjadi?
Perlu diketahui, ini bukan yang unik. Pada tahun-tahun lalu, beberapa talenta muda pernah terlibat identitas fiktif, khususnya pada level junior. Artinya, kontrol identitas atlet belum cukup diperbaiki di era olahraga profesional modern seperti sekarang.
Penutup
Drama dua negara menjadi bukti kalau lingkup olahraga belum sepenuhnya terlindung dari masalah hukum. Kendati tampak sepele, akibatnya bisa memengaruhi nama baik pemain sampai sistem kompetisi.






