Bobby Nasution Luncurkan Program Mudik Gratis untuk 6.500 Peserta, Mengurangi Kepadatan Lalu Lintas

Sebagai upaya untuk meringankan beban masyarakat dan mengurangi kepadatan lalu lintas selama musim mudik, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, telah meresmikan program mudik gratis yang melibatkan lebih dari 6.500 peserta. Acara pelepasan peserta ini diadakan di Stasiun Besar Kereta Api Medan pada Senin (16/3/2026).
Program Mudik Gratis Bobby Nasution: Solusi Strategis untuk Kepadatan Lalu Lintas
Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini memiliki tujuan ganda. Pertama, program ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya transportasi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung. Kedua, program ini juga dirancang sebagai solusi strategis untuk mengurangi volume kendaraan pribadi selama masa mudik, sehingga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dan menekan angka kecelakaan.
“Mobilitas masyarakat saat mudik sangat tinggi. Kami ingin membantu mengurangi jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Ini kita lakukan agar lalu lintas lebih lancar, angka kecelakaan menurun, dan tentunya mengurangi biaya transportasi bagi pemudik,” ujar Bobby Nasution di sela-sela acara.
Sumatera Utara: Satu dari Enam Tujuan Mudik Terbesar di Indonesia
Program mudik gratis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini sangat relevan, terlebih melihat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu titik sentral mudik terbesar di Indonesia. Berdasarkan data pemerintah, Sumatera Utara berada di peringkat ke-10 sebagai daerah asal pemudik terbanyak dan peringkat ke-6 sebagai tujuan mudik terbanyak secara nasional.
Secara keseluruhan, diperkirakan akan ada sekitar 143 juta perjalanan selama masa mudik Idulfitri tahun ini. Lebih dari setengahnya (sekitar 52%) masih menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam upaya mengurai potensi kemacetan parah.
Peranan Transportasi Umum dalam Program Mudik Gratis
Gubernur Bobby Nasution juga menyoroti pentingnya kualitas layanan transportasi umum. Menurutnya, masih tingginya minat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi disebabkan oleh faktor kenyamanan yang belum sepenuhnya tergantikan oleh transportasi publik.
“Pesan kami kepada penyedia jasa transportasi, jaga keamanan dan kenyamanan. Ini juga menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemprov Sumut ke depannya,” tegasnya.
Rute dan Layanan yang Disediakan dalam Program Mudik Gratis
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa program mudik gratis tahun ini menjangkau berbagai wilayah. Untuk transportasi darat, Pemprov Sumut menyediakan enam rute utama, yaitu:
- Medan–Sosa
- Medan–Padangsidimpuan
- Medan–Gunungtua
- Medan–Barus
- Medan–Penyabungan
- Medan–Salak
Selain moda transportasi darat, pemerintah juga menyediakan layanan mudik gratis melalui jalur laut. Layanan ini meliputi kapal dari Pelabuhan Bintan, Batam menuju Pelabuhan Belawan, serta kapal feri untuk rute Sibolga–Nias dan sebaliknya.
“Kita berharap langkah terintegrasi ini mampu mengurangi kemacetan, menekan volume kendaraan, dan tentunya meringankan ongkos mudik masyarakat,” ujar Yuda.
Antusiasme Peserta Program Mudik Gratis
Pelepasan peserta mudik gratis di Stasiun Besar Medan turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, Pj Sekdaprov Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, serta jajaran PT KAI Divre I Sumut. Para pemudik tampak antusias mengikuti program ini, berharap dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan penuh suka cita menyambut Idulfitri.